Pelajari cara mengontrol LED menggunakan Push Button pada Arduino Uno R3 dengan metode INPUT_PULLUP. Panduan pemula ini mencakup konfigurasi pinout hardware, kode program C++ Active LOW yang optimal, simulator interaktif real-time, serta tiga tantangan praktikum terstruktur untuk menguji pemahaman logika digital mikrokontroler Anda secara langsung.
Push Button #1 — Menyalakan LED Saat Tombol Ditekan
Pelajari cara membaca input digital dari Push Button menggunakan internal resistor INPUT_PULLUP pada Arduino Uno R3. Melalui proyek ini, Anda akan memahami konsep logika pembacaan sinyal digital (Active LOW) untuk mengontrol komponen output seperti LED.
1. Konfigurasi Rangkaian (Pinout)
| Komponen | Pin Arduino Uno | Keterangan |
|---|---|---|
| Push Button (Kaki 1) | Pin 2 | Digital Input (Internal Pull-Up) |
| Push Button (Kaki 2) | GND | Ground |
| LED (Anoda) | Pin 13 | Digital Output (LED Built-in) |
| LED (Katoda) | GND | Ground |
2. Kode Program (C++)
// Definisi Pin
const int BUTTON_PIN = 2;
const int LED_PIN = 13;
void setup() {
// Mengaktifkan Pull-up Resistor Internal pada Pin 2
pinMode(BUTTON_PIN, INPUT_PULLUP);
// Mengatur Pin 13 sebagai Output
pinMode(LED_PIN, OUTPUT);
}
void loop() {
// Membaca status tombol (HIGH / LOW)
int buttonState = digitalRead(BUTTON_PIN);
// Logika Active LOW: Tombol ditekan = LOW
if (buttonState == LOW) {
digitalWrite(LED_PIN, HIGH); // LED Nyala
} else {
digitalWrite(LED_PIN, LOW); // LED Mati
}
}
3. Simulasi Interaktif
4. Tantangan Praktikum
Ubah logika program agar LED justru menyala saat tombol dilepas, dan mati saat tombol ditekan.
Modifikasi kode agar sekali tombol ditekan LED akan terus menyala. LED baru akan mati jika tombol ditekan kembali untuk kedua kalinya.






0 Comments:
Post a Comment